seperti halnya rangkaian, aku ingin bisa menyatu.
jika aku bisa sepertimu, seperti halnya kamu..
aku ingin lebih bisa merasakan menjadi kamu.
seperti halnya mereka, aku ingin menjadi bagian darinya.
seperti halnya menjaga,aku akan terus berhati-hati.
jika semua keraguan menjadi penentu, aku akan memilih satu,
berada dalam satu, kehidupan masa depan.
ya, masa depan yang tentunya lebih baik, lebih teratur dan lebih dari ini.
aku juga ingin seperti mereka..
========00000000========
menjadi mereka terlihat bahagia, mempunyai teman banyak, facebook kebanyakan yang penting2, twitter banyak yg mention, blog banyak yg komen dan jadi pusat perhatian di dunia nyata. indahnya~~~~
mereka pasti akan bercerita banyak, update, dan jauuuh sama yang namanya kudet.
kalo dibilang ngiri mungkin bisa jadi, tapi kalo pengen jadi mereka, sama sekali ga pernah . hahah lucu ya, aku cuma pengen jadi seperti kamu, bukan kamu. aku tetep aku dan kamu serta mereka tetaplah kamu dan mereka -__-
Sabtu, 05 Oktober 2013
Sabtu, 29 Juni 2013
Alergi Matahari?
Bahagia itu....
sesederhanakah itu untuk perjalanan yang cukup panjang ini?
mungkin yang perlu kau percaya adalah bagaimana menghargai.
emmm.. saya lupa kalo kamu tidak mengenalku.
sesingkat naskah proklamasi, perjuangan begitu lama.
tapi hasilnya insyaallah bermanfaat bagi semuanya.
begitu juga aku dan kamu,
singkat sekali waktuku untuk lebih tau tentangmu.
tapi ending-nya insyaallah :)

bumi ini berputar kak..
ada siang ada malam
kalo siang kemana aja? ko nongolnya malam?
oh iya kamu alergi matahari.
mmm,,, tapi juga tetap diam
oh ya saya lupa yang penting ending.
tapi kalo kamu punya waktu sedikit, cobalah keluar pada siang hari
jangan hiraukan panasnya, tapi sungguh matahari itu cantik sekali
andai mereka bisa bicara, pasti mereka akan terus membuat orang kagum.
apalagi PENCIPTA-nya. Subhanallah..
kadang butuh waktu yang lama untuk memahami segalanya.
semoga saja ending-nya itu yang terbaik.
mungkin aku dan kamu.
atau aku bukan untukmu.
hahaha, pertahankan alergi mataharimu.
tapi, jika punya sedetik kesempatan. tengoklah.
karena mereka sayang kamu.
Allah sayang semuanya.
termasuk kamu dan aku.
Aamiin ..
sesederhanakah itu untuk perjalanan yang cukup panjang ini?
mungkin yang perlu kau percaya adalah bagaimana menghargai.
emmm.. saya lupa kalo kamu tidak mengenalku.
sesingkat naskah proklamasi, perjuangan begitu lama.
tapi hasilnya insyaallah bermanfaat bagi semuanya.
begitu juga aku dan kamu,
singkat sekali waktuku untuk lebih tau tentangmu.
tapi ending-nya insyaallah :)

bumi ini berputar kak..
ada siang ada malam
kalo siang kemana aja? ko nongolnya malam?
oh iya kamu alergi matahari.
mmm,,, tapi juga tetap diam
oh ya saya lupa yang penting ending.
tapi kalo kamu punya waktu sedikit, cobalah keluar pada siang hari
jangan hiraukan panasnya, tapi sungguh matahari itu cantik sekali
andai mereka bisa bicara, pasti mereka akan terus membuat orang kagum.
apalagi PENCIPTA-nya. Subhanallah..
kadang butuh waktu yang lama untuk memahami segalanya.
semoga saja ending-nya itu yang terbaik.
mungkin aku dan kamu.
atau aku bukan untukmu.
hahaha, pertahankan alergi mataharimu.
tapi, jika punya sedetik kesempatan. tengoklah.
karena mereka sayang kamu.
Allah sayang semuanya.
termasuk kamu dan aku.
Aamiin ..
Selasa, 14 Mei 2013
AKU BUKAN HEBAT
***
Ketika aku bukan kebahagiaan,
salahku yang pasti membuat orang menjauh.
Ketika
aku bukan kekuatan, semestinya aku sadar tak akan ada yang bisa menguatkanku.
Ketika aku bukan ketenangan, seharusnya aku mengerti tak akan ada yang mencariku meski untuk hal yang tak begitu berarti.
Ketika aku bukan ketegaran, hanya rintihan yang akan terus berjuang.
Ketika aku bukan hebat, aku sangat percaya. Tak akan mungkin ada orang yang mau mendekatiku.
Ketika aku bukan hebat, mendengarkan adalah hal yang paling baik.
Ketika aku bukan hebat, tersenyum adalah kehebatan yang begitu dahsyat.
Dan ketika aku bukan hebat, kalian adalah kekuatanku.
Ketika aku bukan ketenangan, seharusnya aku mengerti tak akan ada yang mencariku meski untuk hal yang tak begitu berarti.
Ketika aku bukan ketegaran, hanya rintihan yang akan terus berjuang.
Ketika aku bukan hebat, aku sangat percaya. Tak akan mungkin ada orang yang mau mendekatiku.
Ketika aku bukan hebat, mendengarkan adalah hal yang paling baik.
Ketika aku bukan hebat, tersenyum adalah kehebatan yang begitu dahsyat.
Dan ketika aku bukan hebat, kalian adalah kekuatanku.
Kekuatanku untuk bertahan
Kekuatanku untuk terus maju,
Kekuatanku untuk bisa sedikit tersenyum,
Kalian adalah kehebatanku, karena kalian aku bisa menjawab kesedihan.
Dengan kalian aku bisa mengerti, aku bukan hebat.
Tapi aku akan hebat jika bersama kalian’
makasih
buat semuanya yaaa...
buat
jaja mirujaa yang selalu dengerin aku, mbales sms, walupun kadang gaje.
aling-aling..
yang kalo di ajak cerita nyambuuung..
mba
welan yang ternyata saudara.. makasih udah sering nganter ke rumah .
dipa
dulu yang baiknya kebangetan, makasih buat jajan yang enak2..
rani
yang sering nasihatin.
buat
anneda-fan jugaa, berubahnya banyak banget. tambah baik2 yaaa..
saruma
arigatou sudah menjadi teman sebangkuku.
buat
teman sd
lailsya
heheh, yang sering main kerumah dan sms tapi jarang di bales. maaf yaa :)
naras
nisa yang sekarang maulu2 hahahaha, maaf ya waktu sd pernah buat kamu nangis.
esti,
yang sering banget nyapa tapi jarang ketemu, *loh (facebook) B)
buat
temen sekelasku-
si
nana-chan yang sebenarnya baiknya minta ampun, masih polos kayak kertas
putih.
arumu..
sabar bangeeeeet ngajarin aku sabar jugaaa..
buat adik kelasku~
gita yang unyu-unyu,nyambung kalo cerita tentang ~nulis.
una, yang cantik baik..
linda, yang pemberani.. hebat!
yang utama dan paling utama buat ALLAH
buat yang tersayang Bapak sama Ibu...
arigatou yaaa semuanyaaa aku sayang kalian.. meskipun aku bukan hebat. kalian selalu buat aku semangat. untuk menjadi hebat. :) :* :* :* love you all :*:*
Selasa, 07 Mei 2013
Aku Cemburu
ketika hanya ada satu kebahagiaan yang ada di dunia ini..
percayalah bahwa kebahagiaan milik semua orang, mungkin mereka tidak bisa memilih kebahagiaan itu.
tapi mungkin kita bisa berusaha untuk membuat kebahagiaan itu.
mungkin kesedihan yang membuat semuanya menjadi begini.
atau segala hal yang bisa yang membuat semuanya menjadi beda.
keberadaan yang membuat diri kita setuju, bahwa jauh adalah salah satunya.
aku tak mau bermain sejauh ini. aku juga tak mengenalmu lebih dari apapun.
banyak hal yang selalu kau tampakkan tanpa aku.
tapi dengan dia, mereka dan semuanya.
tak dapat dipungkiri Aku Cemburu.
sungguh. bukankah kita adalah saudara?
jarak antar rumahmu dan rumahmu-pun tak begitu jauh.
aku tak tau, apa bedanya aku dengan dia.
kita sama-sama saudara.
tapi perhatianmu lebih padanya dari pada kamu padaku.
Aku Cemburu.
Jangan tanyakan semua ini. aku juga tak tau.
mungkin aku aku tak sepertinya.
tak sebaik dia.
dan aku bukan dia.
tapi jujur, aku cemburu.
percayalah bahwa kebahagiaan milik semua orang, mungkin mereka tidak bisa memilih kebahagiaan itu.
tapi mungkin kita bisa berusaha untuk membuat kebahagiaan itu.
mungkin kesedihan yang membuat semuanya menjadi begini.
atau segala hal yang bisa yang membuat semuanya menjadi beda.
keberadaan yang membuat diri kita setuju, bahwa jauh adalah salah satunya.
aku tak mau bermain sejauh ini. aku juga tak mengenalmu lebih dari apapun.
banyak hal yang selalu kau tampakkan tanpa aku.
tapi dengan dia, mereka dan semuanya.
tak dapat dipungkiri Aku Cemburu.
sungguh. bukankah kita adalah saudara?
jarak antar rumahmu dan rumahmu-pun tak begitu jauh.
aku tak tau, apa bedanya aku dengan dia.
kita sama-sama saudara.
tapi perhatianmu lebih padanya dari pada kamu padaku.
Aku Cemburu.
Jangan tanyakan semua ini. aku juga tak tau.
mungkin aku aku tak sepertinya.
tak sebaik dia.
dan aku bukan dia.
tapi jujur, aku cemburu.
Minggu, 05 Mei 2013
Perahu Kertas
*****
Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi(cinta-cinta) cita-cita
Hidupkan lagi mimpi-mimpi(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu…
Selasa, 23 April 2013
Jangan Biarkan Aku Jatuh Cinta (lagi)
Membiarkan perasaan ini terus beredar, hanya sakit yang kurasa..
Aku mencoba bertahan untuk semua ini, mengarungi segalanya. Tapi apa yang kudapat? Aku selalu merindukanmu.
Harapan itu tak pernah pupus. Kenapa di ingat lagi?
Jawabannya hanya satu. Aku suka.
Allah tak akan membiarkan hambanya terlalu berlarut-larut dengan semua ini. Cukup.
Aku hanya manusia biasa yang kenyang akan segala hal yang berkaitan dengan Cinta.
Tapi apakah harus selalu pergi?
Untuk yang pertama..
Aku suka senyummu. Aku suka kacamatamu. Aku suka semangatmu. Aku suka kedekatanmu dengan Allah.
Tapi waktu tak selalu berpihak pada kita.
kamu disana, aku di sini.
menunggu tanpa kepastian.
kau disana, aku di sini.
menunggu, tapi kau menemui yang lain.
butuh waktu lama untukku melupakan segala hal tentangmu.
jantungku berdetak lebih cepat-pun, itu hanya padamu.
Untuk yang kedua...
Aku mencoba bertahan untuk semua ini, mengarungi segalanya. Tapi apa yang kudapat? Aku selalu merindukanmu.
Harapan itu tak pernah pupus. Kenapa di ingat lagi?
Jawabannya hanya satu. Aku suka.
Allah tak akan membiarkan hambanya terlalu berlarut-larut dengan semua ini. Cukup.
Aku hanya manusia biasa yang kenyang akan segala hal yang berkaitan dengan Cinta.
Tapi apakah harus selalu pergi?
Untuk yang pertama..
Aku suka senyummu. Aku suka kacamatamu. Aku suka semangatmu. Aku suka kedekatanmu dengan Allah.
Tapi waktu tak selalu berpihak pada kita.
kamu disana, aku di sini.
menunggu tanpa kepastian.
kau disana, aku di sini.
menunggu, tapi kau menemui yang lain.
butuh waktu lama untukku melupakan segala hal tentangmu.
jantungku berdetak lebih cepat-pun, itu hanya padamu.
Untuk yang kedua...
"Dua"
cerita semua tentang kamu itu gak ada habisnya..
setiap inget atau liat apa yang berhubungan dengan kamu. kamu tau? Aku nangis.
entah harus dimulai dari mana ceritanya. oh oke dari awal ketemu.
masuk SMA
gak pernah ngebayangin jadi anak SMA. seneng banget. saat pembagian kelas, disitulah awal aku ketemu kamu. ya, sang ketua kelas yang aku sama sekali gak kenal asal-usulnya. yang jelas waktu aku pertama kali liat kamu.. kalimat ini yang keluar "ihhh.. apa banget sih!" itu karena aku gak kenal kamu.
hari terus berlanjut aku inget MOS, waktu hari terakhir yaaa! bikin yel-yel plus semacam pentas..
Hihihi.. kalo nyanyiin yaa.. itu pake nada spongebob yang awal looo.. yel-yel paling oke kalo diliat dari kurun waktu pembuatannya.
setiap inget atau liat apa yang berhubungan dengan kamu. kamu tau? Aku nangis.
entah harus dimulai dari mana ceritanya. oh oke dari awal ketemu.
masuk SMA
gak pernah ngebayangin jadi anak SMA. seneng banget. saat pembagian kelas, disitulah awal aku ketemu kamu. ya, sang ketua kelas yang aku sama sekali gak kenal asal-usulnya. yang jelas waktu aku pertama kali liat kamu.. kalimat ini yang keluar "ihhh.. apa banget sih!" itu karena aku gak kenal kamu.
hari terus berlanjut aku inget MOS, waktu hari terakhir yaaa! bikin yel-yel plus semacam pentas..
kalo gak salah yel-yelnya gini :
siapa kelas yang paling keren?
we are INFECT
siapa kelas yang paling kompak?
we are INFECT
WE ARE INFECT, WE ARE INFECT. INFECT THE BEST!
Hihihi.. kalo nyanyiin yaa.. itu pake nada spongebob yang awal looo.. yel-yel paling oke kalo diliat dari kurun waktu pembuatannya.
“Aku dan Para Pelari”
Tegal, 2 April 2013
Aku tak pernah bermimpi menjadi seorang pelari,
menjuarai suatu lomba atau bahkan bisa menembus rekor dunia. Suatu alasan yang
membuatku untuk sesering mungkin berlari..
jangan ikuti jika memang ini buruk. Tapi aku hanya
akan berlari untuk beberapa hal. Untuk menghilangkan sesuatu yang ada di hati,
pikiran dan benak pada masing-masing orang.
Cerita ini mungkin terlalu rumit untuk dibaca, tapi
hanya akan membuat kalian yang membacanya sedikit pusing pada tulisanku yang
terlalu rumit ini. Sekali lagi, jangan salahkan aku!
“Aku dan Para Pelari”
Aku sudah
berlari...
Sedikit
menyakinkan diri, menjauh.
Merapatkan
pada suatu yang mudah goyah.
Mencerna, tapi
itu tak mudah.
Aku sudah
berlari, seperti para pelari
Melampaui
kepercayaan diri.
Mengubah
bahasa menjadi nyata
Merombak mimpi
memulai hari
Aku sering
berlari..
Bukan hanya
untuk mencapai keputusan
Juga bukan
sebagai pelampiasan
Hanya saja aku
ingin..
Kata Para
Pelari,
Aku harus
menatap ke depan.
Berlari maju,
bukan mundur!
Atau melarikan
diri!
Kata Para Pelari,
Aku hanya
perlu melangkahkan kaki
Bercengkrama
dengan bumi..
Bukan,
menginjaknya
Tapi menatap
harapan pasti.
Kata para
pelari
Mereka tak
pernah bermimpi untuk menjadi pelari
Tapi
pelari-pelari akan menjadikannya sebagai pembuka jati diri
Mencari, dan
mencari...
Aku dan para
pelari..
Bukan menjadi
plagiat dalam memotivasi diri
Menjadi
seorang pelari, seperti kata mereka :
“ bukan mimpi,
dan tak pernah bermimpi!”
***** *****
Aku tak pernah
ingin di dengar, ketika ada seseorang bertanya. “kayak lari marathon aja”
katanya padaku saat aku benar-benar berlari. Aku hanya menjawabnya singkat. “aku
ingin,”
Hal yang
banyak dan harus kuperbaiki saat berlari..
Aku harus
memandang sekitarku, aku ingin semua orang melihatku biasa saja. Padahal aku
ingin melepaskan semua beban yang ada. Karena aku tidak mau perasaan senang
atau sedih bertahan terlalu lama, karena rasanya sakit. Aku ingin semuanya
pergi saat ku sudah berlari....
Berlarilah
dengan pelari-pelari !
Selasa, 16 April 2013
BACA atau DENGAR
Melalang buana ke negeri impian, menapaki setiap tanah yang memiliki rasa berbeda. Entah dari suasana atau kehangatan yang di timbulkan. Setiap waktu yang kuraih, adalah hal yang menakjubkan. Diberikan kesempatan untuk bisa menjaga dan membawa amanat yang di berikan Tuhan pada kita.
Pernah bermimpi menjadi orang yang baik, mendapati keluarga yang sempurna, teman yang luar biasa, saudara yang bersahaja dan seseorang yang mampu menjadi nyata. Hanya ada dalam pikiran dan benak setiap manusia sepertiku. Ingin menjadi orang yang di sukai oleh semua orang. Tapi tak mau berusaha untuk mendapatankannya.
Ketika ditanya cita-cita oleh orang hebat. Mungkin aku akan selalu menjawab sekenanya. "tidak tau, dan tidak paham tentang semua itu". Apakah setiap orang mempunyai perasaan mengenai dirinya? Sungguh. Jika itu benar, untuk menjadi orang yang tepat adalah memberikan semuanya mengalir seperti air.Jika perjalanan yang dilalui hanya sampai di tempat ini. Aku beruntung telah melewatinya bersama dengan langkah yang membawaku pada satu jalan yang benar. Tapi adakalanya aku hanya bisa diam, ketika mereka membawaku pada jalan yang menyimpang. Antara ikut atau tidak.
Jalan yang kau putuskan baik. Untuk tidak mengenaliku lebih jauh. Kau benar tentang aku yang berbeda. Kau benar tentang aku yang tak bisa menjadi nyata. Kau benar akan semua yang kau ucapkan. Kau benar. Apakah aku terlalu memaksa untuk segala hal yang banyak orang tidak suka?
Banyak hal yang harus kulalui untuk ini semua. Termasuk belajar menjadi baik.
Mendalami setiap waktu yang telah diberikan Tuhan padaku, pada kita. Mereka akan membawanya sepanjang jalur itu. Entah akan berhenti dimana. Akan sampai kapankah???
Bukankah sudah beribu hal yang telah kau alami didunia ini? Menepati setiap janji, menghargai setiap kata yang tak indah untuk di nikmati.
Perihal bodoh ketika sebagian orang memandang, kebersamaan hanya akan mengundang setan. Tapi kebersamaanlah yang membuat kau dan kita bersama menjadikan sesuatu itu lebih berarti dan mengerti.
Meskipun setiap orang tidak mengerti apa yang kita ucapkan dan Apa yang kita mau. Sedetik demi detik mungkin mereka akan mulai mengenal kita. Menjadikan pikiran dan harapan menyatu dengan senyuman. Ketika mereka berhenti untuk menyapa. Berikanlah senyum terindahmu. Dan ketika mereka berhenti untuk mempercayaimu. Berikanlah mereka satu hal yang terlihat mengesankan.
Coba bukalah matamu sejenak. Lihatlah dunia ini. Perjalanan ini. Kau tidak sendiri. Aku tidak sendiri. Kalian tidak sendiri. Kita sama. Kita satu. Kita bahagia. Untuk bersama, selamanya.
Dan mengertilah.. perjalanan menuju jalan yang terindah akan membuat dan menampakkan hasil dari prosesnya. Seganilah mereka, Jangan pernah berhenti untuk menyapa dunia ini. Untuk menuju ke jalan yang baik. Tersenyumlah untuk setiap nafas dan kesempatan yang telah di berikan Tuhan pada kita. Tersenyumlah..
-salam-
:)
Pernah bermimpi menjadi orang yang baik, mendapati keluarga yang sempurna, teman yang luar biasa, saudara yang bersahaja dan seseorang yang mampu menjadi nyata. Hanya ada dalam pikiran dan benak setiap manusia sepertiku. Ingin menjadi orang yang di sukai oleh semua orang. Tapi tak mau berusaha untuk mendapatankannya.
Ketika ditanya cita-cita oleh orang hebat. Mungkin aku akan selalu menjawab sekenanya. "tidak tau, dan tidak paham tentang semua itu". Apakah setiap orang mempunyai perasaan mengenai dirinya? Sungguh. Jika itu benar, untuk menjadi orang yang tepat adalah memberikan semuanya mengalir seperti air.Jika perjalanan yang dilalui hanya sampai di tempat ini. Aku beruntung telah melewatinya bersama dengan langkah yang membawaku pada satu jalan yang benar. Tapi adakalanya aku hanya bisa diam, ketika mereka membawaku pada jalan yang menyimpang. Antara ikut atau tidak.
Jalan yang kau putuskan baik. Untuk tidak mengenaliku lebih jauh. Kau benar tentang aku yang berbeda. Kau benar tentang aku yang tak bisa menjadi nyata. Kau benar akan semua yang kau ucapkan. Kau benar. Apakah aku terlalu memaksa untuk segala hal yang banyak orang tidak suka?
Banyak hal yang harus kulalui untuk ini semua. Termasuk belajar menjadi baik.
Mendalami setiap waktu yang telah diberikan Tuhan padaku, pada kita. Mereka akan membawanya sepanjang jalur itu. Entah akan berhenti dimana. Akan sampai kapankah???
Bukankah sudah beribu hal yang telah kau alami didunia ini? Menepati setiap janji, menghargai setiap kata yang tak indah untuk di nikmati.
Perihal bodoh ketika sebagian orang memandang, kebersamaan hanya akan mengundang setan. Tapi kebersamaanlah yang membuat kau dan kita bersama menjadikan sesuatu itu lebih berarti dan mengerti.
Meskipun setiap orang tidak mengerti apa yang kita ucapkan dan Apa yang kita mau. Sedetik demi detik mungkin mereka akan mulai mengenal kita. Menjadikan pikiran dan harapan menyatu dengan senyuman. Ketika mereka berhenti untuk menyapa. Berikanlah senyum terindahmu. Dan ketika mereka berhenti untuk mempercayaimu. Berikanlah mereka satu hal yang terlihat mengesankan.
Coba bukalah matamu sejenak. Lihatlah dunia ini. Perjalanan ini. Kau tidak sendiri. Aku tidak sendiri. Kalian tidak sendiri. Kita sama. Kita satu. Kita bahagia. Untuk bersama, selamanya.
Dan mengertilah.. perjalanan menuju jalan yang terindah akan membuat dan menampakkan hasil dari prosesnya. Seganilah mereka, Jangan pernah berhenti untuk menyapa dunia ini. Untuk menuju ke jalan yang baik. Tersenyumlah untuk setiap nafas dan kesempatan yang telah di berikan Tuhan pada kita. Tersenyumlah..
-salam-
:)
Minggu, 14 April 2013
Teman? Sahabat?
just share!
Ketika memberikan sedetik waktu yang cukup berarti.
Apakah aku meminta kau gantikan itu semua? Tidak.
Aku mencoba menemani dan mendengarkan apa yang kau katakan.
Tapi apakah kau mau tau? apa yang kurasakan?
Aku juga ingin di dengar.
Saat hal yang berarti terjadi dalam kisah hidupmu.
Aku bahagia kau ceritaka itu padaku.
Setidaknya kau menganggapku ada, untuk mendengarkan.
walaupun bukan satu-satunya pendengar. Pendengar yang baik.
Apakah kau tau? Aku selalu mencoba untuk selalu ada.
Entah ketika kau sedih, atau meninggalkanku di saat senang.
Aku tak pernah berharap aku adalah satu-satunya sahabat terbaikmu. Tidak.
Tapi cobalah sedikit menghargai waktu yang kuberikan untukmu.
Mungkin, mendengar sedikit ceritaku.
Aku tak pernah menunjukkan sedihku, kecuali aku benar-benar merasa terluka.
Masih menyimpan berjuta kenangan indah.
Aku mengenalmu. Paham.
Tapi, kau juga mengenalku. meskipun tak banyak.
Kau pasti tau aku!
Seorang Melankolis yang cengeng.
Sensitif.
Diam.
dan hanya Diam saat semua Diam.
Aku mencoba bertahan untuk semua ini.
Dibalik candamu. Terkadang ada sedikit rasa sakit.
Aku tau, aku tak sekokoh dirimu.
Bisa tersenyum dengan mudah disaat sedihku.
Maaf. Aku tau kau adalah salah satu teman terbaikku.
Tapi jika kau tak menganggapku salah satu dari Temanmu.
Aku sudah menerimamu.
Meyakinkan hatiku.
Untuk tidak terlalu berharap.
Kau akan anggap aku teman baikmu.
Atau hanya anggapanku.
Sungguh, hingga saat ini.
Masih merasa sakit.
Aku memang bukan orang pintar sepertimu.
Yang mampu memberikan solusi terbaik.
Aku tidak seperti mereka, yang mampu membuatmu tersenyum saat sedih.
Ketika sifat ini menjadi salah satu ketidaksukaanmu padaku.
Sekali lagi maaf.
Maafkan aku.
Kawan...
Kebahagiaan akan datang nanti.
Entah ada kamu. Atau tanpamu.
Aku masih berharap kau adalah sahabat terbaikku.
MASIH.
Langganan:
Postingan (Atom)






