Animated  Sparkly Love Heart

Selasa, 23 April 2013

Jangan Biarkan Aku Jatuh Cinta (lagi)

Membiarkan perasaan ini terus beredar, hanya sakit yang kurasa..
Aku mencoba bertahan untuk semua ini, mengarungi segalanya. Tapi apa yang kudapat? Aku selalu merindukanmu.
Harapan itu tak pernah pupus. Kenapa di ingat lagi?
Jawabannya hanya satu. Aku suka.

Allah tak akan membiarkan hambanya terlalu berlarut-larut dengan semua ini. Cukup.
Aku hanya manusia biasa yang kenyang akan segala hal yang berkaitan dengan Cinta.
Tapi apakah harus selalu pergi?

Untuk yang pertama..
Aku suka senyummu. Aku suka kacamatamu. Aku suka semangatmu. Aku suka kedekatanmu dengan Allah.
Tapi waktu tak selalu berpihak pada kita.
kamu disana, aku di sini.
menunggu tanpa kepastian.
kau disana, aku di sini.
menunggu, tapi kau menemui yang lain.
butuh waktu lama untukku melupakan segala hal tentangmu.
jantungku berdetak lebih cepat-pun, itu hanya padamu.

Untuk yang kedua...

"Dua"

cerita semua tentang kamu itu gak ada habisnya..
setiap inget atau liat apa yang berhubungan dengan kamu. kamu tau? Aku nangis.
entah harus dimulai dari mana ceritanya. oh oke dari awal ketemu.

masuk SMA
gak pernah ngebayangin jadi anak SMA. seneng banget. saat pembagian kelas, disitulah awal aku ketemu kamu. ya, sang ketua kelas yang aku sama sekali gak kenal asal-usulnya. yang jelas waktu aku pertama kali liat kamu.. kalimat ini yang keluar "ihhh.. apa banget sih!" itu karena aku gak kenal kamu.
hari terus berlanjut aku inget MOS, waktu hari terakhir yaaa! bikin yel-yel plus semacam pentas..
kalo gak salah yel-yelnya gini :
siapa kelas yang paling keren?
we are INFECT
siapa kelas yang paling kompak?
we are INFECT
WE ARE INFECT, WE ARE INFECT. INFECT THE BEST!

Hihihi.. kalo nyanyiin yaa.. itu pake nada spongebob yang awal looo.. yel-yel paling oke kalo diliat dari kurun waktu pembuatannya.

“Aku dan Para Pelari”


Tegal, 2 April 2013   

Aku tak pernah bermimpi menjadi seorang pelari, menjuarai suatu lomba atau bahkan bisa menembus rekor dunia. Suatu alasan yang membuatku untuk sesering mungkin berlari..
jangan ikuti jika memang ini buruk. Tapi aku hanya akan berlari untuk beberapa hal. Untuk menghilangkan sesuatu yang ada di hati, pikiran dan benak pada masing-masing orang.
Cerita ini mungkin terlalu rumit untuk dibaca, tapi hanya akan membuat kalian yang membacanya sedikit pusing pada tulisanku yang terlalu rumit ini. Sekali lagi, jangan salahkan aku!

“Aku dan Para Pelari”



Aku sudah berlari...
Sedikit menyakinkan diri, menjauh.
Merapatkan pada suatu yang mudah goyah.
Mencerna, tapi itu tak mudah.
                           
Aku sudah berlari, seperti para pelari
Melampaui kepercayaan diri.
Mengubah bahasa menjadi nyata
Merombak mimpi memulai hari

Aku sering berlari..
Bukan hanya untuk mencapai keputusan
Juga bukan sebagai pelampiasan
Hanya saja aku ingin..

Kata Para Pelari,
Aku harus menatap ke depan.
Berlari maju, bukan mundur!
Atau melarikan diri!

Kata Para Pelari,
Aku hanya perlu melangkahkan kaki
Bercengkrama dengan bumi..
Bukan, menginjaknya
Tapi menatap harapan pasti.

Kata para pelari
Mereka tak pernah bermimpi untuk menjadi pelari
Tapi pelari-pelari akan menjadikannya sebagai pembuka jati diri
Mencari, dan mencari...

Aku dan para pelari..
Bukan menjadi plagiat dalam memotivasi diri
Menjadi seorang pelari, seperti kata mereka :
“ bukan mimpi, dan tak pernah bermimpi!”

                      *****                            *****
Aku tak pernah ingin di dengar, ketika ada seseorang bertanya. “kayak lari marathon aja” katanya padaku saat aku benar-benar berlari. Aku hanya menjawabnya singkat. “aku ingin,”

Hal yang banyak dan harus kuperbaiki saat berlari..
Aku harus memandang sekitarku, aku ingin semua orang melihatku biasa saja. Padahal aku ingin melepaskan semua beban yang ada. Karena aku tidak mau perasaan senang atau sedih bertahan terlalu lama, karena rasanya sakit. Aku ingin semuanya pergi saat ku sudah berlari....

Berlarilah dengan pelari-pelari !

Selasa, 16 April 2013

BACA atau DENGAR

           Melalang buana ke negeri impian, menapaki setiap tanah yang memiliki rasa berbeda. Entah dari suasana atau kehangatan yang di timbulkan. Setiap waktu yang kuraih, adalah hal yang menakjubkan. Diberikan kesempatan untuk bisa menjaga dan membawa amanat yang di berikan Tuhan pada kita.
Pernah bermimpi menjadi orang yang baik, mendapati keluarga yang sempurna, teman yang luar biasa, saudara yang bersahaja dan seseorang yang mampu menjadi nyata. Hanya ada dalam pikiran dan benak setiap manusia sepertiku. Ingin menjadi orang yang di sukai oleh semua orang. Tapi tak mau berusaha untuk mendapatankannya.

        Ketika ditanya cita-cita oleh orang hebat. Mungkin aku akan selalu menjawab sekenanya. "tidak tau, dan tidak paham tentang semua itu". Apakah setiap orang mempunyai perasaan mengenai dirinya? Sungguh. Jika itu benar, untuk menjadi orang yang tepat adalah memberikan semuanya mengalir seperti air.Jika perjalanan yang dilalui hanya sampai di tempat ini. Aku beruntung telah melewatinya bersama dengan langkah yang membawaku pada satu jalan yang benar. Tapi adakalanya aku hanya bisa diam, ketika mereka membawaku pada jalan yang menyimpang. Antara ikut atau tidak.

     

        Jalan yang kau putuskan baik. Untuk tidak mengenaliku lebih jauh. Kau benar tentang aku yang berbeda. Kau benar tentang aku yang tak bisa menjadi nyata. Kau benar akan semua yang kau ucapkan. Kau benar. Apakah aku terlalu memaksa untuk segala hal yang banyak orang tidak suka?
Banyak hal yang harus kulalui untuk ini semua. Termasuk belajar menjadi baik.

      Mendalami setiap waktu yang telah diberikan Tuhan padaku, pada kita. Mereka akan membawanya sepanjang jalur itu. Entah akan berhenti dimana. Akan sampai kapankah???
Bukankah sudah beribu hal yang telah kau alami didunia ini? Menepati setiap janji, menghargai setiap kata yang tak indah untuk di nikmati.

    Perihal bodoh ketika sebagian orang memandang, kebersamaan hanya akan mengundang setan. Tapi kebersamaanlah yang membuat kau dan kita bersama menjadikan sesuatu itu lebih berarti dan mengerti.
Meskipun setiap orang tidak mengerti apa yang kita ucapkan dan Apa yang kita mau. Sedetik demi detik mungkin mereka akan mulai mengenal kita. Menjadikan pikiran dan harapan menyatu dengan senyuman. Ketika mereka berhenti untuk menyapa. Berikanlah senyum terindahmu. Dan ketika mereka berhenti untuk mempercayaimu. Berikanlah mereka satu hal yang terlihat mengesankan.

   
    Coba bukalah matamu sejenak. Lihatlah dunia ini. Perjalanan ini. Kau tidak sendiri. Aku tidak sendiri. Kalian tidak sendiri. Kita sama. Kita satu. Kita bahagia. Untuk bersama, selamanya.
Dan mengertilah.. perjalanan menuju jalan yang terindah akan membuat dan menampakkan hasil dari prosesnya. Seganilah mereka, Jangan pernah berhenti untuk menyapa dunia ini. Untuk menuju ke jalan yang baik. Tersenyumlah untuk setiap nafas dan kesempatan yang telah di berikan Tuhan pada kita. Tersenyumlah..

-salam-
    :)

Minggu, 14 April 2013

Teman? Sahabat?

just share!

Ketika memberikan sedetik waktu yang cukup berarti.
Apakah aku meminta kau gantikan itu semua? Tidak.
Aku mencoba menemani dan mendengarkan apa yang kau katakan.
Tapi apakah kau mau tau? apa yang kurasakan?
Aku juga ingin di dengar.

Saat hal yang berarti terjadi dalam kisah hidupmu.
Aku bahagia kau ceritaka itu padaku.
Setidaknya kau menganggapku ada, untuk mendengarkan.
walaupun bukan satu-satunya pendengar. Pendengar yang baik.

Apakah kau tau? Aku selalu mencoba untuk selalu ada.
Entah ketika kau sedih, atau meninggalkanku di saat senang.
Aku tak pernah berharap aku adalah satu-satunya sahabat terbaikmu. Tidak.
Tapi cobalah sedikit menghargai waktu yang kuberikan untukmu.
Mungkin, mendengar sedikit ceritaku.

Aku tak pernah menunjukkan sedihku, kecuali aku benar-benar merasa terluka.
Masih menyimpan berjuta kenangan indah.
Aku mengenalmu. Paham.
Tapi, kau juga mengenalku. meskipun tak banyak.

Kau pasti tau aku!
Seorang Melankolis yang cengeng.
Sensitif. 
Diam.
dan hanya Diam saat semua Diam.



Aku mencoba bertahan untuk semua ini.
Dibalik candamu. Terkadang ada sedikit rasa sakit.
Aku tau, aku tak sekokoh dirimu.
Bisa tersenyum dengan mudah disaat sedihku.
Maaf. Aku tau kau adalah salah satu teman terbaikku.

Tapi jika kau tak menganggapku salah satu dari Temanmu.
Aku sudah menerimamu. 
Meyakinkan hatiku.
Untuk tidak terlalu berharap.
Kau akan anggap aku teman baikmu.
Atau hanya anggapanku.

Sungguh, hingga saat ini.
Masih merasa sakit.
Aku memang bukan orang pintar sepertimu.
Yang mampu memberikan solusi terbaik.
Aku tidak seperti mereka, yang mampu membuatmu tersenyum saat sedih.

Ketika sifat ini menjadi salah satu ketidaksukaanmu padaku.
Sekali lagi maaf.
Maafkan aku.
Kawan...

Kebahagiaan akan datang nanti.
Entah ada kamu. Atau tanpamu.
Aku masih berharap kau adalah sahabat terbaikku.
MASIH.

 



Kembalilah..




Kembalilah..

Bisakah kau tersenyum untukku?
Menjaga sikap serta perhatianmu padaku..
Bisakah kau mantapkan pandangan itu?
Agar aku tidak ragu bagaimana menyimpulkannya tentangmu.
Bisakah kau kembali di sampingku?
Agar aku tidak lupa bagaimana bisa menyukaimu.
Bisakah kau menampakkan bayanganmu?
Agar aku bisa merasakan semangat yang berakar dalam dirimu.
Bisakah?
Apakah masih ada waktu?
Untuk  memutar kembali ke masa yang lalu.
Saat hanya ada bahagia dan canda tawamu.
Apakah masih ada kesempatan?
Untukku membalas kebaikanmu padaku dan semuanya.
Dengan keringat yang mahal itu,


Apakah ini takdir?

Mengenal kebaikanmu lalu menagis karena tak tau bagaimana membalasnya untukmu
Apa yang harus kulakukan?
Saatku ku menangis karenamu, mereka berkata:
“doakan yang terbaik  untukknya..”
Ku usap air mata ini, aku yakin kau akan kembali.
Menjadi dekat denganku, sahabatku. Selalu..
Dan jika kau berpikir bahwa kita akan menjauhimu..
Buanglah pernyataan itu jauh-jauh. Karena kau tak tau betapa kita menyanyangimu.
Cepat kembali, aku rindu........
Kami rindu.